Berolahraga di masa pandemi

Monday, May 10, 2021

Meningkatkan daya tahan tubuh di tengah pandemi sangatlah penting untuk melindungi diri dari penyakit Covid-19. Sebab, sebelum ditemukannya obat untuk Covid-19, hanya daya tahan tubuh kita yang dapat melawan Covid-19. Selain mengonsumsi makanan bergizi seimbang, mengelola stress, dan beristirahat yang cukup, rutin berolahraga adalah aktivitas yang sangat dianjurkan. Beberapa jenis olahraga yang dapat dilakukan selama masa pandemi di antaranya:

Latihan Anaerobik

Latihan anaerobik adalah latihan fisik intensif dengan durasi yang pendek. Latihan ini membutuhkan energi yang besar, tetapi hanya melibatkan beberapa kelompok otot. Contoh latihan anaerobik :

  • Wall Push Up. Melakukan push up dengan tumpuan dinding dengan tujuan melatih otot lengan.
  • Push Up
  • Squat (Jongkok-Berdiri)
  • Crunches. Berbaring di matras lalu mengangkat kepala dan sebagian anggota badan dengan tujuan melatih otot perut.
  • Angkat beban

Latihan Aerobik atau Kardio

Latihan eerobik disebut juga latihan kardiorespirasi karena melatih jantung dan paru. Latihan aerobik adalah latihan yang melibatkan banyak kelompok otot, yang dilakukan secara terus menerus dan berirama (ritmik). Latihan aerobik bisa dilakukan di rumah dengan memanfaatkan perabotan rumah. Contoh Latihan Aerobik :

  • Senam aerobik
  • Loncat Tali
  • Sepeda Statis
  • Treadmill
  • Naik turun tangga di dalam rumah 10-15 menit, 2-3x Sehari.
  • Menari

Yoga

Khusus untuk orang dengan faktor risiko penyakit tidak menular (PTM) disarankan melakukan aktivitas fisik untuk meningkatkan imunitas. Orang dengan faktor risiko PTM adalah orang dengan obesitas, pola makan, tidak sehat (konsumsi gula, garam, dan lemak berlebihan), malas gerak, perokok, dan konsumsi alkohol serta memiliki riwayat orang tua yang menderita diabetes dan hipertensi. Orang tanpa risiko PTM dapat melakukan aktifitas fisik dengan intensitas ringan hingga tinggi. Namun, orang dengan PTM disarankan melakukan aktivitas fisik dengan intensitas sedang. Adapun parameter untuk membedakan aktivitas intensitas sedang dan berat adalah sebagai berikut:

Aktivitas fisik intensitas sedang, adalah jika saat aktivitas fisik seseorang masih bisa berbicara walaupun terengah-engah.

Aktivitas fisik intensitas tinggi, adalah jika saat latihan fisik, seseorang kesulitan berbicara. Yang juga perlu diingat dalam berolahraga di masa pandemi adalah protokol kesehatan yang harus tetap dijaga. Sedapat mungkin olahraga dilakukan di rumah atau di area pribadi sehingga tidak memerlukan kontak dengan orang lain atau pun kerumunan. Selain itu, olahraga di rumah tidak memerlukan masker saat berolahraga karena penggunaan masker saat berolahraga terutama olahraga berat tidak dianjurkan oleh WHO. Jika olahraga ingin dilakukan secara berkelompok, lakukan dengan jumlah orang yang seminimal mungkin, sedapat mungkin dilakukan di ruang terbuka dengan sirkulasi udara yang baik dan memungkinkan jaga jarak antar orang.

Source by dr. Novrina W. Resti (Dokter Poliklinik Inspektorat Jenderal)

SIMILAR ARTICLES

Cara menjaga kulit sehat

Kulit indah dan sehat merupakan dambaan semua orang. Namun keinginan memiliki kulit indah ada rintangannya juga.